Beranda » Paket » Arabika Gayo Grade-4

Arabika Gayo Grade-4

Rp 125.000
Pesan Sekarang

Kopi Arabika Gayo Grade 4 merupakan jenis kopi komersial yang biasanya ditujukan untuk pasar lokal, industri kopi instan, atau sebagai bahan campuran (blending) untuk menekan biaya produksi tanpa kehilangan karakter khas Gayo sepenuhnya.

Berikut adalah deskripsi lengkap mengenai karakteristik, standar kualitas, dan profil rasa dari Arabika Gayo Grade 4:

1. Standar Kualitas & Fisik (Defect Rate)

Berdasarkan standar penentuan mutu (Sistem Nilai Cacat) yang berlaku di Indonesia (SNI), biji kopi dikelompokkan ke dalam grade tertentu berdasarkan jumlah cacat bijinya (defect).

  • Jumlah Cacat: Grade 4 memiliki jumlah nilai cacat berkisar antara 45 hingga 80.

  • Kondisi Fisik: Pada tingkatan ini, Anda akan menemui persentase biji rusak yang cukup tinggi, seperti biji pecah, biji berlubang (karena hama), biji hitam, browning, atau campuran ranting dan kulit kering yang belum terayak sempurna.

  • Ukuran Biji: Ukuran biji (screen size) cenderung tidak seragam (campuran antara biji besar, medium, dan kecil).

2. Profil Rasa (Cupping Profile)

Meskipun secara fisik memiliki banyak kekurangan, karena ini adalah varietas Arabika yang tumbuh di dataran tinggi tanah Gayo (Aceh), karakteristik dasarnya tidak hilang sepenuhnya. Namun, rasa cangkirnya (cup quality) tentu berbeda jauh dengan Grade 1 (Premium/Specialty):

  • Aroma & Rasa Utama: Masih membawa ciri khas Gayo yaitu earthy (sensasi rasa tanah/rempah) dan herbal. Namun, aroma floral atau buah yang bersih biasanya tertutupi.

  • Keasaman (Acidity): Cenderung rendah hingga medium.

  • Ketebalan (Body): Tergolong tebal (heavy body), yang menjadi ciri khas metode pengolahan Giling Basah (wet-hulled) khas Sumatra.

  • Catatan Rasa Negatif (Off-Flavor): Karena defect yang tinggi, sering kali muncul rasa woody (seperti kayu kering), sedikit sepet/astringent, atau rasa pahit yang agak tajam (harsh) akibat biji hitam atau berjamur.

3. Penggunaan Terbaik & Profil Sangrai (Roasting)

  • Profil Sangrai: Kopi ini sangat disarankan untuk disangrai pada tingkat Medium-to-Dark atau Dark Roast. Proses sangrai yang gelap berfungsi untuk “menyembunyikan” atau membakar habis rasa-rasa negatif (off-flavor) yang dihasilkan oleh biji cacat, sekaligus menonjolkan rasa pahit cokelat gelap dan ketebalan bodinya.

  • Target Pasar: Sangat cocok digunakan untuk kopi bubuk kiloan murah, warung kopi tradisional, bahan baku kopi susu kekinian yang menggunakan sirup/susu kental manis pekat, atau campuran blend dengan kopi Robusta.

Kesimpulan: Arabika Gayo Grade 4 adalah pilihan ekonomis yang menawarkan cita rasa bernuansa earthy dan bold khas Gayo, namun memerlukan proses penyortiran ulang secara manual atau pemanggangan yang gelap (dark roast) untuk mendapatkan rasa yang lebih bersih dan seimbang.

  • Aroma & Rasa Utama: Masih membawa ciri khas Gayo yaitu earthy (sensasi rasa tanah/rempah) dan herbal. Namun, aroma floral atau buah yang bersih biasanya tertutupi.
  • Keasaman (Acidity): Cenderung rendah hingga medium.
  • Ketebalan (Body): Tergolong tebal (heavy body), yang menjadi ciri khas metode pengolahan Giling Basah (wet-hulled) khas Sumatra.
  • Catatan Rasa Negatif (Off-Flavor): Karena defect yang tinggi, sering kali muncul rasa woody (seperti kayu kering), sedikit sepet/astringent, atau rasa pahit yang agak tajam (harsh) akibat biji hitam atau berjamur
expand_less